Showing posts with label motivation. Show all posts
Showing posts with label motivation. Show all posts

Sunday, December 2, 2012

Di mana kita?

بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Sudah lama blog ini terbiar, tidak ber-update, semakin malas untuk menulis. Bukan tiada idea, tapi idea semenjak-menjak ini diluahkan secara ringkas di laman sosial ; Facebook dan juga Twitter (walaupun Twitter tidak berapa aktif).
PUNCANYA, punca malas nak menulis di sini adalah kerana memandangkan laman sosial seperti Facebook dan Twitter lebih pantas tersebar maka perjalanan blog ini mulalah tergendala. Itulah sebabnya.

NIAT asalnya menulis blog ini adalah untuk menyebarkan dan menyampaikan peringatan-peringatan daripada ALLAH TAALA yang terkandung dala isi al-Quran dan juga Hadith Rasulullah s.a.w. walaupun satu ayat, mudah-mudahan sedikit usaha yang kecil ini dinilai, dipandang ALLAH TAALA.

Tujuannya adalah memohon dikurniakan redha, rahmat dan kasih sayangNya sepertimana ALLAH memandang usaha kecil si burut pipit yang berusaha memadamkan api membakar Nabi Ibrahim a.s. dahulu walaupun si burung itu mengetahui api yang besar tidak mampu untuk dipadamnya. Dan bagaimana ALLAH 'memandang' dengan pandangan murka atas perbuatan buruk si cicak yang meniup-niup api. Oleh sebab itu kita disunatkan untuk membunuh cicak pada malam Jumaat dengan pukulan tertentu (tidak silap sekali pukulan dan tidak lebih dari 3 kali).Pernah bunuh cicak? Terus terang saya sendiri tidak pernah bunuh cicak walaupun mudah dicari, sebabnya tidak pandai nak memukul takut pukul-pukul tak mati-mati juga.


Dalam diri ini banyak idea dan persoalan yang diri sendiri kadang-kadang tiada jawapannya langusng, sesetengahnya ALLAH memberi jawapan terus, ada pula yang tangguhkan sehinggan masa-masa tertentu dan dalam keadaan tertentu untuk kita memahami dan merasai sendiri jawapanNya.


Pernah tidak anda merasai pengalaman di mana anda telah belajar sesuatu atau mendengar kata-kata seseorang dan pada masa itu anda sendiri tidak faham, sehinggalah pada suatu ketika mungkin sebulan, setahun atau bertahun-tahun lamanya barulah ALLAH memberi kefahaman atas ilmu yang kita dapat sekian lama dahulu? Begitulah keadaannya.


Baik, berbalik pada tajuk asal entri ini adalah "DI MANA KITA?". 

Ini juga satu persoalan, persoalan yang terbit melalui pengalaman sendiri. Sebelum ini pernah mendengar ayat lebih kurang begini bunyinya ; 

"Ketahuilah bahawa sekiranya ada manusia yang cuba untuk menjatuhkan kita di dunia ini maka ketahuilah bahawa kita sedang berada di atas dan bermakna kehidupan kita jauh lebih baik daripadanya." 

Saya bersetuju dan ada benarnya ayat ini. Tiada masalah. Tapi persoalan seterusnya adalah, itu sekiranya manusia yang cuba menjatuh-jatuhkan kita. Bagaimana pula jika bukan manusia? 

Bagaimana pula jika syaitan yang mencuba tidak henti-henti menjatuhkan kita? Pernah merasa syaitan benar-benar sedang cuba untuk jatuhkan kita daripada menuju Ilahi menuju Tuhan Sekalian Alam? Dengan bermacam-macam strateginya dan mengetahui selok-belok kelemahan kita, sehalus-halusnya. Beberapa kali kita tewas padanya dan bangkit kembali kemudian tewas semula. Semakin hari semakin merasai serangan bertalu-talu dari si syaitan ini melalui banyak aspek. 

Apa yang syaitan ini nak sebenarnya? Tak lain tak bukan mereka mahu menyesatkan kita mahu kita menyimpang daripada jalan kebenaran, semakin kita tetap berada di atas jalanNya semakin kuat mereka menentang kita dan itulah DUGAAN bagi kita jika mahu menujuNya. Berbanding dengan orang bukan Islam, mereka syaitan tidak berapa hiraukan sangat sebabnya mereka sudah seperti sahabat syaitan di neraka kelak, Cumanya, hanya memantau mereka agar tidak kembali semula kepada fitrah mereka iaitu ISLAM, dan mereka syaitan akan membantu orang bukan Islam untuk sama-sama menjatuhkan pula umat Islam hari demi hari. 

Jadi persoalannya di mana kita saat kita sedang cuba dijatuhkan syaitan ini? Di atas atau di bawah. ATAU sebenarynya di bawah tetapi syaitan perangkap kita untuk merasa-rasa bahawa kita sedang di atas. ATAU sebenarnya syaitan telah perangkap kita dengan merasa-rasa kita sedang di bawah dalam keadaaan hina serta putus harap pada ALLAH padahal sebenarnya kita berada di atas?

http://qalbunsalim3.files.wordpress.com/2011/07/sinarhati.jpg
Hakikatnya kita tidak perlu tahu semua itu, biarpun di mana kita berada jangan bergantung pada amalan, dosa dan pahala kita, bukannya syurga itu dimasuki atas amalan seseorang bukan pula neraka dimasuki atas dosa seseorang tapi adalah kerana rahmat dan kasih sayangNya kita masuk syurga dan atas kehendakNya jua kita masuk ke neraka, Nauzubillah minzalik.

Cumanya dalam kehidupan kita ini kita perlulah tahu juga di mana stesyen kita sekarang, adakah masih jauh? Adakah sudah menyimpang? Adakah tidak bergerak? Adakah semakin hampir atau semakin jauh daripadaNya? Itulah yang perlu kita semak semula agar kita tidak leka dan lalai di dunia ini. Jangan berputus harap daripada rahmat ALLAH TAALA kecuali orang-orang yang tidak beriman, walaupun kita sedar dosa kita menggunung, penuh seisi alam dosa yang kita lakukan yakinlah dan bersangka baiklah dengan ALLAH mudah-mudahan diampunkan segala dosa kita dan diberi kurniaanNya berbentuk redha dan rahmat serta diangkat darjat kita, ditempatkan kita bersama-sama kekasihNya Rasulullah S.A.W. Maka semua itu adalah tidak mustahil. Allahumma solli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala ali sayyidina Muhammad.

Sunday, May 27, 2012

Ibadah RAHSIA.

RasuluLLaH SAW bersabda; 


“Ketika tiba hari Kiamat, ternampaklah suatu kaum yg melayang-layang, terbang dengan sayapnya seperti burung, di atas pagar Syurga. 


Lalu Malaikat penjaga Syurga bertanya, “Siapakah kalian?”. 


Jawab mereka, “Kami adalah orang-orang dari umat Muhammad SAW”. 


Malaikat bertanya lagi, “Beritahukanlah kepadaku, bagaimana kalian boleh terlepas daripada hisab?”.

Mereka menjawab, “Kami tidak dikenakan beban hisab”. 


Lalu Malaikat bertanya lagi, “Bagaimana kalian melintasi titian siratul mustaqim?”. 


“Kami juga tidak melaluinya”, jawabnya dengan serentak. 


“Mengapa kalian boleh sampai ke darjat seperti itu?” Malaikat bertanya lagi. 


Lalu mereka menjawab; “Ketika kami hidup di dunia, kami selalu beramal dan taat beribadah kepada ALLaH SWT dengan cara rahsia, maka sampai kami ke Syurga dengan darjat tinggi inipun, terjadi dengan cara rahsia”. 


Lantas, malaikat pun terdiam.” 


- [Hadis Riwayat Imam al-Ghazali]

Thursday, December 15, 2011

Rintihan Sayyidina Ali Zainal Abidin


Allah,
Yang tak tersembunyi bagi-Nya apapun yang dilangit dan dibumi..

Bagaimana mungkin TERSEMBUNYI bagi-Mu, Tuhanku
Apa yang Engkau CIPTAKAN....

Bagaimana mungkin Engkau tidak MENGHITUNG
Apa yang Engkau BUAT....

Bagaimana mungkin HILANG dari-Mu
Apa yang Engkau ATUR....

Bagaiman mungkin bisa LARI dari-Mu
Orang yg tidak ada kehidupan kecuali dgn REZEKI-Mu...

Bagaimana mungkin SELAMAT dari-Mu
Orang yang tidak punya tempat lari di luar KEKUASAAN-Mu..

Mahasuci Engkau!

Orang yang paling TAKUT diantara makhluk-Mu
Adalah orang yang paling MENGENAL-Mu...

Orang yang paling MERENDAH pada-Mu
Adalah orang yang paling banyak BERAMAL mentaati-Mu

Orang yang paling HINA dihadapan-Mu...
Adalah orang Kau berikan REZEKI tapi dia MENYEMBAH selain-Mu..

Mahasuci Engkau!

Tidak mengurangi KEKUASAAN-Mu......
Orang yg MEMPERSEKUTUKAN-Mu & MENDUSTAKAN para utusan-Mu

Orang yang MEMBENCI KETENTUAN-Mu
Tidak akan mampu menolak PERINTAH-Mu....

Orang yang menolak KEKUASAAN-Mu
Tidak dapat MENGHINDAR dari-Mu....

Orang yang MENYEMBAH selain-Mu
Tidak dapat MENJAUH dari-Mu....

Orang yang MEMBENCI PERTEMUAN dengan-Mu
Tidak akan hidup ABADI di dunia.....

Mahasuci Engkau!

Alangkah agungnya kemuliaan-Mu.....
Alangkah besarnya kekuasaan-Mu....
Alangkah dahsyatnya kekuatan-Mu....
Alangkah cepatnya perintah-Mu....

Mahasuci Engkau!

Kau tentukan pada seluruh makhluk-Mu kematian
Orang yg mengesakan-Mu dan kafir kepada-Mu
Semua merasakan kematian..
Semua kembali pada-Mu...

Maha Mulia Engkau, Maha Tinggi...
Tidak Ada Tuhan Kecuali Engkau...
Esa dan Tiada sekutu bagi-Mu...

Aku beriman kepadaMu.....
Aku benarkan utusan-Mu
Aku terima kitab-Mu
Aku tolak setiap sembahan selain-Mu
Aku berlepas diri dari orang yang menyembah selainMu

Ya Allah...
Pagi dan petang aku melakukan sedikit amalku
Mengakui dosaku
Berikrar dengan kesalahanku
Dengan segala pelanggaran diriku

Aku ini hina
Amalku mencelakakanku
Hawa nafsuku membinasakanku
Keinginanku membuatku malang

Aku bermohon pada-Mu, wahai junjunganku.....
Permohonan orang yang jiwanya lalai
Karena panjang angan-angannya....

Yang badannya alpa
Karena ketenangan urat-uratnya....

Yang hatinya terpukau
Karena banyaknya nikmat atasnya....

Yang fikirannya pendek
Kepada arah kepulangannya....

Permohonan orang yang angan-angan telah mengusainya
Hawa nafsu telah mencubainya...
Dunia telah mengendalikannya...
Kematian telah membayangkan...
Permohonan orang yang bertumpuk dosanya
Dan mengakui kesalahannya....
Permohonan orang tidak punya tuhan selain-Mu
Yang tidak punya pelindung kecualiMu...
Tidak ada penyelamat dari-Mu...
Tidak ada tempat bernaung dariMu kecuali kepada-Mu...

Tuhanku…..
Aku bermohon kepada-Mu
Demi hak yang Engkau wajibkan atas seluruh makhluk-Mu
Demi nama-Mu yang agung yang Kau perintahkan Rasul-Mu
Untuk bertasbih kepada-Mu
Demi kemuliaan wajah-Mu
Yang tidak pernah pudar, berubah, berganti, menghilang

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad
Bebaskan aku dari ketergantungan kepada segala sesuatu
Dengan beribadat kepadaMu...
Palingkan perhatian jiwaku dari dunia
Dengan takut kepadaMu...
Curahkan kepadaku limpahan anugerah-Mu
Dengan kasih sayang-Mu...

Kepada-Mu aku berlari....
Kepada-Mu aku takut.....
Kepada-Mu aku berlindung....
Kepada-Mu aku berharap....
Kepada-Mu aku berdoa...
Kepada-Mu aku bernaung...
Kepada-Mu aku bersandar...
Kepada-Mu aku meminta tolong...
Kepada-Mu aku beriman....
Kepada-Mu aku bertawakkal...
Pada anugerah dan karunia-Mu...
Aku pasrah..

- Sayyidina Ali Zainal Abidin Cicit Rasulullah

Tuesday, December 13, 2011

Mutiara Hati Tuan Guru Jahid Sidek al-Khalidi


Mutiara Hati Tuan Guru Jahid Sidek al-Khalidi

Penegasan " DENGAN NAMA ALLAH " -BILLAH

Dengan nama Allah itu hendaklah sebut nama Allah berulang-ulang terus menerus sehingga penuh zahir dan batin sehingga seolah-olah melimpah keseluruh alam. Maka, pada ketika itu barulah "dengan nama Allah". Jika menyebut Bismillah bukan semata-mata bismillah tetapi beserta Allah dalam ingatan zahir dan batin.


(Kuliah Malam Jumaat 10/12/11)
     Semasa berzikir, ingatlah atau rasakan kita berada di dalam KEGELAPAN YANG BERLAPIS-LAPIS. Yang berada di dalam kegelapan itu adalah RUH kita. Walaupun tubuh zahir kita sentiasa berada dlm terang...terangnya alam, terangnya bulan, terangnya cahaya lampu dsbnya, namun hakikatnya RUH kita tetap berada di dalam kegelapan kerana tidak kenal lagi pada Allah seperti sebelum ruh masuk ke tubuh. Sebelum lahir kedunia, Ruh kita cukup terang dan sangat kenal dengan Allah.
     Ruh kita tidak kenal lagi dengan Allah kerana HIJAB AL-KAWN (hijab kejadian). Dan hijab al-kawn yg paling besar bagi kita adalah tubuh/jasad kita sendiri. Maka itulah, setelah kita mati, kita akan kenal semula kepada Allah kerana pada ketika itu pandangan ruh kita akan kembali terang dan tajam (tidak ada lagi hijab al-kawn).
     Semasa kita hidup, kita masih berpeluang untuk mengenal ALLAH....iaitu dengan jalan BERZIKIR. Apabila berzikir dengan menyebut...ALLAH, ALLAH, ALLAH... terus menerus sepanjang masa, siang dan malam, ketika berbaring atau duduk dsbnya...maka ALLAH akan mendengar kita dan ALLAH akan kenal kita. Apabila ALLAH kenal kita barulah DIPERKENALKAN diri-NYA kepada kita.
Ringkasnya,
Begitulah maksud nak kenal ALLAH itu mesti dengan nama-NYA. Namanya itu apa? Adalah ALLAH. Bagaimana DENGAN nama-NYA itu? Adalah dengan menyebut/zikirkan ...ALLAH, ALLAH, ALLAH....terus menerus.


Adab seseorang mukmin terhadap ALLAH yang paling penting ada 4 perkara:
1.   sentiasa ingat akan nama-Nya
2.   sentisa menyedari akan wujud-Nya
3.   sentiasa menyedari akan keagongan-Nya
4.   sentiasa menyedari akan kesempurnaan-Nya
     * menyedari meaning 'muraqabah'
     Kesan positifnya ialah hati mukmin tersebut akan jadi mutmainnah,  rasa takutnya hati kepada ALLAH dan pergantungan hati kepada rahmat-Nya menjadi seimbang. Mukmin itu akan menjadi sebaik-baik mukmin sehingga bala' dan nikmatnakan dirasai sama pada pandangan hatinya, tetap baik baginya.

Tulisan Azza Izzi

Wednesday, November 2, 2011

Berjaya ATAU Gagal? Berjayanya seseorang itu bergantung kepada tahap keyakinannya.



Perbandingan di antara 3 darjat ma'rifat :



1. 'ILMUL YAKIN : Seseorang itu mengenal tuhan dengan tahu adanya makhluk ini, seumpama dia mengenal rupa bentuk gula tanpa dia merasai apa-apa nikmat gula itu, ini adalah martabat orang awam, syurga belum terjamin baginya. Contoh lain seumpama seseorang yang melihat kepulan asap dari jauh tetapi dia tidak melihat api itu, namun yakinlah dia bahawa di sana ada api melalui dalil adanya asap tersebut. 


Penerangannya, darjat pertama ('ILMUL YAKIN) hanya darjat "tahu dalilnya" sahaja dan bukan darjat pengalaman.





2. 'AINUL YAKIN : Seseorang itu mengenal tuhan dengan merasai kelazatan zawq , seumpama dia mengenal gula dengan dia merasai nikmat gula itu setelah disentuhkannya gula itu pada lidahnya, ini adalah martabat para wali, syurga wajib terjamin baginya. Contoh lain seumpama seseorang yang pergi melihat api itu sendiri dengan matanya maka yakinlah dia bahawa api itu benar-benar wujud di sana.


Penerangannya, darjat kedua ('AINUL YAKIN) adalah darjat merasai pengalaman dengan merasai "melihat".





3. HAQQUL YAKIN : seseorang itu mengenal tuhan dengan dia merasai kelazatan zawq yang teristimewa, seumpama dia mengenal hakikat gula dengan dia merasai nikmat gula itu setelah disentuhkannya gula itu pada lidahnya kemudian ditelannya gula itu, ini adalah martabat para wali yang teristimewa, syurga wajib terjamin baginya dan teristimewa. Contoh lain seumpama seseorang yang menyentuh dan membakar jarinya sendiri dengan api, maka yakinlah dia dengan sebenar-benar pengalaman merasainya yang sangat kemuncak.


Penerangannya,  darjat ketiga (HAQQUL YAKIN) pula adalah darjat merasai pengalaman tertinggi dengan "merasai kemuncak yang hakiki".






Kedua-dua darjat terakhir inilah yang sebenar-benarnya ma'rifah. Dalam ilmu tasawwuf dinamakannya dengan "zawq" (rasa) iaitu "merasai" hakikat sebenar ma'rifah.


Semoga kita dipimpinNya ke destinasi pilihan kita......

Tuesday, November 1, 2011

Kenali Cinta Sebenar - Kisah Imam 'Abdullah ibn Mubarak





Kisah Imam 'Abdullah ibn Mubarak dengan seorang hamba yang tenggelam di dalam cinta.

Sheikhna Sidi Yusuf al-Hasani pernah meriwayatkan satu kisah yang mengisahkan satu hubungan cinta yang amat mendalam seorang hamba terhadap Tuhannya, iaitu seorang hamba yang amat memahami keadaannya dihadapan Tuhannya. Namanya tidak dikenali, dan beliau juga merupakan seorang hamba yang telah dibeli oleh tuannya di suatu negeri.Seperti kebiasaan, negeri tersebut akan mengalami musim kemarau pada tiap-tiap tahun. Akan tetapi, pada tahun itu, musim kemarau yang berlaku amatlah teruk sehinggakan penduduk di negeri itu melakukan solat Istisqaq(meminta hujan) hampir setiap hari. Melihat tiada perubahan, dan penduduk negeri semakin menjalani kehidupan mereka dalam kesukaran, mereka akhirnya menjemput Imam al-Haramain, iaitu Imam 'Abdullah ibn Mubarak, seorang 'ulama yang cukup terkenal dalam bidang hadith serta fiqh, yang juga merupakan guru kepada Imam al-Ghazali, pengarang kitab Ihya 'Ulumuddin yang terkenal.

Kebiasaannya, apabila Imam 'Abdullah ibn Mubarak melakukan solat Istisqaq di tempat-tempat lain, dengan rahmat Allah, Allah akan menurunkan hujan pada tempat yang ditunaikan solat tersebut. Akan tetapi, apabila beliau dan jemaahnya selesai melakukan solat Istisqaq di negeri tersebut, kelihatan bahawa tiada tanda-tanda hujan akan turun sebaliknya kemarau tetap sahaja membakar kulit-kulit mereka.

Kehairanan dengan kejadian sebegitu, Imam 'Abdullah ibn Mubarak tidak dapat melelapkan matanya sebaliknya mengambil keputusan untuk melihat keadaan penduduk negeri tersebut pada waktu malam. Setelah beliau berjalan-jalan di sekitar kawasan itu, beliau terdengar suara seorang lelaki sedang bermunajat kepada Allah s.w.t. di tengah-tengah padang. Melihat keadaan itu, beliau cuba mendekati lelaki tersebut, dan beliau mendengar doa lelaki tersebut yang berkata, "Wahai Tuhanku, dengan cintaMu yang mendalam terhadap diriku, aku meminta agar Engkau merunkan hujan kepada negeri ini".

Setelah sahaja lelaki tersebut selesai berdoa dan beredar dari padang itu, dengan rahmat Allah, hujan terus turun selebat-lebatnya dan perkara ini menjadikan Imam 'Abdullah ibn Mubarak ingin mengenali lelaki tersebut. Pada keesokan hari, Imam 'Abdullah ibn Mubarak mencari siapakah gerangan lelaki tersebut, dan bertanya kepada setiap rumah di negeri tersebut. Akhirnya, beliau berjaya mendapat tahu bahawa lelaki tersebut merupakan seorang hamba kepada fulan yang amat kaya raya di negeri tersebut.

Beliau dengan penuh semangat, pergi ke rumah si fulan yang amat kaya lalu bertanya, "Wahai tuan, bolehkah aku bertemu dengan hamba milikmu yang keadaannya sekian dan sekian?". Si Fulan tersebut menjawab, "Lelaki pemalas itu? Aku tidak pernah bertemu dengan hamba yang amat pemalas sepertinya. Aku telah menghantarnya ke pasar untuk dijual".Mendengar penjelasan fulan tersebut, beliau bergegas ke pasar untuk mencari dimanakah tempat hamba tersebut dijual. Setelah sekian lama mencari dimanakah hamba tersebut dijual, akhirnya selang beberapa hari beliau berjaya mendapat hamba tersebut yang sedang sedang dilelong. Lalu, beliau pun bertanya kepada si pelelong hamba, "Aku ingin membeli hamba tersebut, berapakah harganya?". Mendengar pertanyaan Imam 'Abdullah ibn Mubarak, pelelong hamba tersebut ketawa lalu berkata, "Engkau mahu membeli hamba ini yang amat terkenal dengan sifat malas? Aku telah menjualnya untuk sekian waktu yang lama, sampai sekarang tiada orang yang ingin membelinya. Aku rela untuk berikan kepada kamu percuma sahaja, menyimpannya bagiku hanya menjadi beban sahaja". Akan tetapi, Imam 'Abdullah ibn Mubarak serius ingin membeli hamba tersebut, lalu bertanya, "Bagitahu kepadaku, berapa yang engkau mahu jual hamba tersebut? Aku mempunyai wang untuk membayar hamba itu". Melihat keseriusan beliau, lalu pelelong hamba tersebut menjualnya sebanyak 20 dinar sahaja, akan tetapi, Imam 'Abdullah ibn Mubarak membayar sebanyak dua kali ganda harganya iaitu dengan 40 dinar, dan membawa pulang hamba tersebut ke rumahnya.

Setelah sampai di rumah Imam 'Abdullah ibn Mubarak, hamba yang baru dibelinya tadi terus disuruh membersihkan diri dan diberi pakaian yang baru untuknya. Selain itu, beliau juga melayan hamba tersebut sebagai tetamunya dengan penuh istimewa, sedangkan dia hanya seorang hamba.

Akhirnya, 1001 satu persoalan bermain di fikiran hamba itu, setelah 3 hari dilayan sebagai seorang tetamu kerana kehadiran dia di rumah Imam 'Abdullah ibn Mubarak adalah sebagai seorang hamba. Lalu dia pun bertanya kepada tuan barunya itu, "Wahai tuan, aku dibeli olehmu untuk berkhidmat kepada tuan. Tetapi, kenapa setelah tiga hari aku berada disini, engkau tidak mengarahkan aku satu suruhan pun sebagai seorang tuan, sebaliknya menyediakan aku keselesaan sedangkan aku hamba".

Mendengar pertanyaan hamba itu, Imam 'Abdullah ibn Mubarak pun menjelaskan, "Aku sebenarnya tidak ingin menjadikanmu hamba. Sebaliknya aku hanya ingin bertanya kepadamu satu soalan. Sesungguhnya aku berada di padang ketika engkau berdoa kepada Allah, "Wahai Tuhanku, dengan cintaMu yang mendalam terhadap diriku, aku meminta agar Engkau merunkan hujan kepada negeri ini". Dan aku hairan, bagaimana engkau boleh berdoa sedemikian sedangkan engkau tidak mengetahui bagaimana cinta Allah kepadamu".

Hamba tersebut pun berkata, "Wahai tuan, engkau adalah Imam 'Abdullah ibn Mubarak yang terkenal seluruh Haramain dan sekitarnya. Bagaimana aku ingin menjelaskan kepadamu sedangkan engkau imam kami, mustahil engkau tidak mengerti hal ini". Beliau pun tetap menyuruh hambanya itu menjawab persoalannya, lalu hamba tersebut menjelaskan, "Wahai tuan, kita ini adalah haadith(yang baharu) dan juga makhluqnya. Bagaimana kita boleh mengatakan cinta kita kepadaNya, sedangkan cinta kita itu adalah sebahagian daripada yang baharu, sedangkan cintaNya pula adalah qaadim(yang kekal sedia ada). Adalah tidak beradab apabila kita mendahulukan cinta kita kepadaNya, sedangkan cintaNya terhadap kita adalah terlebih awal sebelum kita diciptakan".

Mendengar penjelasan hambanya tersebut sambil menitiskan air mata, beliau berkata, "Wahai hambaku, sekarang aku bebaskan kamu daripada menjadi hamba". Lalu, hamba tersebut meminta izin daripada Imam 'Abdullah ibn Mubarak untuk solat dua rakaat di dalam biliknya. Imam 'Abdullah ibn Mubarak pula tidak berganjak dari tempatnya, dan terdengar suara hambanya tadi berdua dalam sujud yang kedua, "Wahai Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah membukakan rahsia antaraMu dan aku terhadap tuanku ini. Maka, aku memohon kepadaMu wahai Tuhanku, Engkau cabutkanlah nyawaku dan agar rahsiaku tetap tersimpan denganMu". Apabila Imam 'Abdullah ibn Mubarak masuk ke dalam bilik hamba tersebut, beliau mendapati bahawa lelaki tersebut telahpun wafat dalam keadaan sujudnya tadi dan beliau memaqamkan lelaki tersebut sebagai seorang yang amat mulia.

Allahua'lam bis sowab~

Saturday, October 22, 2011

Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani - lukisan yang eksklusif



Sangat eksklusif berbanding gambar-gambar yang lain di internet !

Berani merenung matanya lama-lama? Hehehe...

Friday, October 21, 2011

Perhimpuan simbolik "HIMPUNAN SEJUTA UMAT"

Logo


OBJEKTIF

Apa yang kita mahu capai dalam Himpunan Sejuta Umat ini ?
  • Untuk menerangkan kedudukan perkara yang sebenarnya tidak seperti yang digembar-gembur melalui media.
     
  • Mengukur tahap kesatuan dan semangat kekitaan dikalangan orang Islam khasnya terhadap gerak-kerja Kristianisasi termasuk peristiwa 3 Ogos 2011.
     
  • Memberitahu rakyat perlunya persoalan aqidah ditangani melalui hujah agama bukan dibiarkan berlarutan menjadi modal politik.
     
  • Menserlahkan Institusi Raja yang menjadi payung Bangsa Melayu dan Islam dalam hal peranan mereka dalam sama-sama menangani isu yang menyentuh sensitiviti orang Melayu Islam di negara ini.
     
  • Menzahirkan kekuatan aqidah dan keimanan masyarakat Islam sambil memberi amaran tentang bahaya yang akan menimpa negara ini seandainya isu ini terus dieksploitasi.
     
  • Menyedarkan rakyat tentang wujudnya peruntukkan dalam Perlembagaan dan undang-undang negeri yang tidak mengizinkan mana-mana pihak mengganggu-gugat kesucian Islam serta tindakan mendakwahkan agama selain daripada Islam kepada orang Islam.


PRINSIP HIMPUNAN


Himpunan  Sejuta Umat ini akan dikendalikan mengikut lunas-lunas berikut :
  • Keseluruhan pengendalian program dari awal hingga akhir sama sekali tidak menggambarkan kecenderungan berpolitik.
     
  • Peserta himpunan terdiri daripada semua rakyat Malaysia tanpa mengira keturunan agama dan afiliasi politik  (Walaupun
    perhimpunan ini secara logiknya akan disertai oleh orang Islam namun penyertaan mereka yang bukan Islam dialu-alukan).
     
  • Himpunan ini adalah perhimpunan aman yang mendapat kebenaran pihak yang berkuasa.
     
  • Tema himpunan tertumpu atau fokus kepada kegiatan kristianisasi, kesan dan cabarannya kepada masyarakat majmuk di negara ini.
     
  • Penyertaan Yang Di-Pertuan Agong dan Raja-Raja Melayu sebagai tonggak atau payung bangsa Melayu dan Agama Islam adalah sangat munasabah dan bertepatan pada masa dan ketikanya.

TENTATIF

22 Oktober 2011 | Sabtu
2.00 petang hingga 6.00 petang
Stadium Shah Alam, Selangor Darul Ehsan
Tentatif awal program Himpunan Sejuta Umat ( akan dikemaskini dalam masa terdekat) :
  • Ucapan penganjur mengalu-alukan penyertaan para peserta himpunan
  • Alunan Asma Ul-Husna
  • Bacaan ayat-ayat suci Al-Quran dan terjemahan
  • Nasyid bertemakan jihad mempertahankan kesucian Islam
  • Ucapan tetamu utama
  • Ucapan  wakil-wakil NGO terpilih
  • bacaan ikrar mempertahankan kesucian Islam
  • Menyampaikan logo Himpunan Sejuta Umat kepada wakil-wakil negeri sebagai tanda komitmen mereka penganjuran himpunan yang sama diperingkat negeri-negeri.

SENARAI NGO

SENARAI PENGANJUR BERSAMA
  1. Sekretariat Himpunan Sejuta Umat | HIMPUN (website)
  2. Gabungan Pembela-Pembela Islam | PEMBELA (website)
  3. Ikatan Muslimin Malaysia | ISMA (website)
  4. Pimpinan Majlis Ugama Islam
  5. Teras Pengupayaan Melayu | TERAS (website)
  6. Persatuan Belia Islam Nasional | PEMBINA (website)
  7. Dewan Perniagaan Melayu Malaysia | DPMM (website)
  8. Pertubuhan Muafakat Sejahtera Masyarakat Malaysia | MUAFAKAT (website)
  9. Persatuan Pengguna Islam Malaysia | PPIM (website)
  10. Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia | MAPIM (website)
  11. Allied Coordinating Committee of Islamic NGO’s | ACCIN (website)
  12. Pertubuhan Kebajikan dan Dakwah Islamiah Malaysia | PEKIDA
  13. Kumpulan Persatuan Bekas Perajurit | PBTM
  14. Persatuan Bekas Anggota Polis | PBPM (website)
  15. Persatuan Kebangsaan Pelajar Islam Malaysia | PKPIM (website)
  16. Gabungan Mahasiswa Islam SeMalaysia | GAMIS (website)
  17. Gabungan Penasyid-penasyid Malaysia | MUNSYID
  18. Front Bertindak Anti Murtad | FORKAD (website)
  19. Gabungan Wawasan Generasi Felda Malaysia | GWGFM (website)
  20. Persatuan Peguam Syarie Malaysia  | PGSM (website)
  21. Pertubuhan IKRAM Malaysia | IKRAM (website) 
  22. Pribumi Perkasa Negara | PERKASA (website)
  23. Pertubuhan Himpunan Lepasan Institusi-institusi Pengajian Tinggi Malaysia | HALUAN(website)
  24. Gabungan Pelajar Melayu Semenanjung | GPMS (website)
  25. Gabungan Persatuan Silat
  26. Gerakan-gerakan belia
  27. Gerakan-gerakan mahasiswa dan wanita Islam
  28. wakil-wakil rakyat beragama Islam
  29. .. dan banyak lagi pihak-pihak yang mewakili suara umat Islam

SENARAI PENYOKONG HIMPUN
  1. Pemuda Parti Islam SeMalaysia (PAS) | PEMUDA PAS (website)
  2. Pemuda Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) |  PEMUDA UMNO (website)
  3. Wanita Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO) | Wanita UMNO
  4. Oh Media Network | Oh! Media (website) (facebook)
  5. 1,000,000 umat Islam sokong JAIS & Hasan Ali cegah Murtad| (facebook)
  6. Halaqah : Forum Komuniti Muslim & Muslimah | (website)
  7. Islam Itu Indah | (website) (facebook)
  8. BeautifulNara | (website) (facebook)
  9. Nasyeed.com | (website) (facebook)
Kepada mana-mana badan NGO, persatuan, kumpulan-kumpulan di alam maya dan sebagainya merasakan survival Islam penting di negara kita ini, serta berminat untuk bekerjasama / membantu dari sudut kewangan atau logistik / menghebahkan kepada ahli yang dinaungi sila hubungiazrilhanafi7[at]gmail.com


Website : http://himpun.org/

Facebook  : http://www.facebook.com/pages/HIMPUN/281101321908972

Wednesday, October 5, 2011

Cangkir yang pernah diminum Rasulullah SAW, kini di Chechnya.




RAKYAT CHECHNYA MINUM DARIPADA CANGKIR KEPUNYAAN RASULULLAH S.A.W.



Rakyat Chechnya yang sekian lama ditindas oleh Russia mendapat rahmat baru-baru ini dengan kehadiran satu cangkir yang dipercayai kepunyaan Junjungan Besar Nabi Muhammad s.a.w.

Cangkir yang sekian lama disimpan di London dalam keadaan selamat oleh keturunan Saiyiddina Ali ibn Abi Talib kwjh setelah kewafatan Rasulullah s.a.w. di bawa khas oleh kerajaan negara majoriti Islam itu pada hujung bulan lalu dengan disambut oleh ribuan rakyat yang mengalirkan air mata kegembiraan dan penuh kesyukuran.



Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov diberi penghormatan untuk membuka kain yang menutup cangkir suci itu dalam satu majlis khas sambil menitis air mata.

Cangkir tersebut diterbangkan dari London terus ke masjid pusat Ahmad Haji Kadirov di ibu negara Grozny dengan disambut oleh rakyat Chechnya yang menunjukkan kecintaan yang mendalam kepada Rasulullah s.a.w. mengibarkan bendera disepanjang jalan sambil menyanyi dan bertepuk tangan.

Kadyrov secara peribadi telah menerima cangkir tersebut yang disimpan dalam sebuah kotak setibanya di lapangan kapal terbang.

Setelah mencium cangkir suci itu yang berwarna kehijauan dengan penuh rasa takzim dan hormat, pemimpin tersebut menangis teresak-esak sambil menutup wajahnya kerana mengenangkan bibir suci Rasulullah s.a.w. pernah minum daripada cangkir tersebut.

Kenyataan dalam laman web rasmi kerajaan Chechnya menceritakan latarbelakang cangkir yang berusia lebih 1,400 tahun tersebut di mana ianya digunakan oleh Rasulullah semasa hidup baginda sebelum diberikan kepada Saiyiddina Ali.

Ia kemudiannya disimpan dalam jagaan anak perempuan rasulullah s.a.w., Saiyiddatina Fatimah dan seterusnya kepada cucu baginda, Saiyiddina Hassan dan Saiyiddina Hussain sebelum diwariskan kepada keturunan berikutnya.

Kadyrov berkata akibat diburu oleh pengikut ajaran Wahabi di Mekah dan Madinah, keturunan Rasulullah terpaksa melarikan barangan kepunyaan baginda ke luar negara di mana ia tersimpan dengan selamat di London.

Kadyrov berkata sesiapa sahaja rakyat Chechnya berpeluang untuk meminum air daripada cangkir suci itu semasa ia berada di bumi Chechen.

Beliau dilihat sebagai pemimpin yang menggalakkan perkembangan Islam di negara wilayah utara Caucasus Russia antaranya merasmikan masjid terbesar di Eropah yang dipanggil Heart of Chechnya.

Solawat!
sg furat

 

Tuesday, September 20, 2011

Pesan Sayidina Ali KW

Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’.
Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia.
Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya.
Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’.
Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi.

~ Sayidina Ali Karamallahu Wajhah

Kisah Kayu Sugi



Satu Kisah benar, disebuah masjid

Ada sorang hamba Allah hendak mengambil wudhu. Dia cari2 miswak (kayu sugi) dia tiada dalam kocek. Dia cari punya cari rupanya hilang,lalu dia pun terus menangis.

Ada seorng mufti ternampak dia menangis, lalu bertanya:

"kenapa kamu menangis?"

"sugi aku hilang"

"Takpelah, nanti boleh beli yg baru. cuma RM1 sahaja"

"Bukan masalah tu, harini aku telah meninggal kan 1 SUNNAH dalam hidup ku"

Mufti itu terkejut lalu berkata," KAU LEBIH FAHAM AGAMA DARIPADA AKU"

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails